Racauan Nyai' / Ruang Rupa

Aku Adalah Masyarakat Setan

hurting lies

KAMU AKAN DITUDING MUNAFIK SAAT KAMU MENYEMBUNYIKAN DIRIMU YANG SEBENARNYA, TAPI KETIKA KAMU MENJADI DIRIMU KAMU ADALAH RUPA DOSA YANG LAYAK UNTUK DIHUJAT.

FUCK SOCIETY. ROTTEN SOCIETY.

Kelak kamu akan sampai di sebuah titik dimana kamu takut untuk membuka pintu, keluar dari rumah, bertemu banyak orang yang wajahnya tak lagi kamu kenal. Itu adalah tahapan satu tingkat setelah kamu membuka kotak pandora, menemukan cermin, menemukan dirimu adalah bagian dari mereka, pernah menjadi seperti mereka.

Wajar bukan? Sedari kecil kita diajarkan betapa pentingnya untuk diterima di dalam masyarakat. Bagaimana menjadi masyarakat yang benar. Bahwa diluar dari jabaran masyarakat yang telah diajarkan selama ini adalah sampah masyarakat yang (katanya) adalah penghuni neraka, entah Neraka yang mana. Rasa-rasanya sejak bayi kita adalah sebuah produk pengganti ketika satu orang di dalam masyarakat menemui ajal.

Mungkin pula kita akan menemukan masyarakat baru. Tapi yang mengkhawatirkan adalah, masyarakat baru ini juga akan menuju untuk menjadi masyarakat yang juga suka menggolongkan, terpaku pada salah dan benar.

Tattoo, piercing, perupa. Jenggot, atribut agama, teroris. Hijab, munafik. LGBT, kerusakan moral. Remaja, hipster, belum memiliki jati diri. Kekayaan materi, bersenagg-senang, hedonis. Menghina dengan dalih bercana, kalau tersinggung kamu nggak asik. Dihina kemudian depresi dan mencoba bunuh diri, kamu adalah golongan orang-orang lemah. Bla…bla…blaaa…

Kita hidup dengan label, bukti bahwa kita hidup jauh lebih produk dari pada produk yang kita pakai.

Saya berdiam lama…isi kepala saya begitu riuh, mengingat-ingat diri saya yang bagian dari masyarakat, diri saya yang menikmati menjadi bagian dari masyarakat petantang-petenteng bak Tuhan. Lalu kembali pada diri saya yang sekarang, yang melihat dunia, melihat orang-orang di sekeliling saya tak lagi sama. Saya tak mampu menemukan kebenaran dalam diri orang-orang di sekeliling saya, topeng-topeng terus berganti tiap detiknya. Kenyataan adalah mimpi buruk dan dunia adalah Neraka.

Apa mungkin ini benar Neraka? Bahwa kita adalah setan-setan yang terusir dari Surga. Neraka (dunia) dengan segala cobaan, cambuk, hukuman adalah demi mengembalikan jiwa ini agar dapat kembali ke Surga kelak.

Hari inipun aku harus membuka pintu, keluar rumah. Apakah hari ini aku harus menjadi masyarakat lagi?

Love&hate,

Nadski.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s