Racauan Nyai'

Keluarga Baru : NANDVR DVLVR

Wuhuuu!!! Long time no see! Saya sedang jadi blogger pemalas lantaran kesibukan baru sangat menyenangkan!

Mereka yang mengenal saya pasti tahu betul dengan obsesi saya membuat sekolah gratis yang menyenangkan. Nah, ternyata impian saya ini bak gayung bersambut saat kira-kira sebulan lalu main-main ke markas Pena Hitam di Batu. Bertemu kawan-kawan seni rupa, mas Rio, mas Didi dan Lintang.

Singkat cerita mereka memotifasi saya untuk memulainya dari sekarang, jangan menunda-nunda dan jangan terlalu banyak yang dipikirkan. Ternyata juga mereka punya kegiatan namanya ‘Nandvr Dvlvr’ alias menanam teman di hutan kota Batu, menawarkan, gimana kalau saya dan Lintang menghandle Nandvr Dvlvr untuk diadakan di Malang? Itung-itung selangkah menuju impian membuat sekolah.

Nandvr Dvlvr Malang sudah pertemuan ke-empat. Rencananya mau ‘mangkal’ di Hutan Malabar, tapi agak sepi pemirsa, audience nya kebanyakan keluarga besar nyamuk-nyamuk gembrot. Jadilah kami melipir ke taman sebelah, Taman Merbabu. Bingung-sebingungnya gimana cara menarik perhatian adik-adik kecil yang lebih asyik main perosotan sama ayunan. Kami juga tidak bisa tetiba mengajak mereka bergabung, bisa dipelototin sama emak-emaknya! Hihi.

Jadilah kami melakukan strategi menggambar ‘mboh’, memajang komik-komik dan perangkat menggambar. Alhasil tidak sampai 30 menit beberapa adik mulai tertarik dan ikut menggambar! Yang tadinya cuma menggambar, pertemuan berikutnya kawan-kawan yang membantu bertambah mengisi kegiatan dengan menyanyi, mendongeng, membuat origami sampai panggung wayang. Yang ikutan hepi hepi sama kamipun bukan cuma adik-adik kecil tapi juga para orangtua hingga kakek dan nenek.

Satu langkah, hari esok menjadi dua langkah, lusa tiga langkah, dan seterusnya. Kalau kawan-kawan ada yang berminat, bisa ikutan ketawa menyanyi hepi hepi sama kami setiap Minggu di Taman Merbabu. Atau sebelumnya mau sharing ide bisa ikut briefing mingguan di Hari Rabu yang biasanya dilakukan di markas Pena Hitam di Batu, setelahnya bisa cangkruk santai sambil ngerujak.

Kami juga menerima donasi buku yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak, pastinya juga menerima kalau kalian mau menjadi pendongeng atau sekedar mengiringi keceraan kami dengan musik.

Salam ceria, salam kece, hakuna matatta!

Nyai’

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s