Ruang Rupa

Met Gala 2013: Chaos to Couture

Ini adalah Met Gala yang paling saya tunggu-tunggu, karena sejak tahun lalu sudah digembar-gemborkan Punk akan menjadi pemeran utama dalam perhelatan event fashion terbesar tersebut. Membayangkan para stylist dan fashion people bereksplorasi mempermainkan couture dengan sentuhan Punk, ataupun sebaliknya couture justru membawa Punk ke arah yang tak terduga, stunning namun berantakan dan tak terarah.

Namun sayangnya, mencari-cari artikel yang sudah lebih dulu tayang, saya menemukan sedikit dari bintang red carpet yang bereksplorasi dengan Punk. Mereka masih mempertontonkan imej beauty in ellegant, feminint, i’m the Queen of beauty, bla bla bla…It was like, “hey what is punk?”, “owh i know, it’s kind of Twillight”, “owh please, just put on smokey eyes”.

Yah setidaknya, it’s not just about black or just put some smokey eyes, attitude!

Saya mulai dengan kind of…setid aknya saya menyukai usaha mereka:

Nicole Met Gala 2013Ā  Anne Hathaway in Valentino

article-2320517-19A6CB96000005DC-182_306x526Ā  article-2320517-19A6CB76000005DC-224_308x525

Kebanyakan memang tidak menyukai gaya Nicole in Topshop, tapi bagi saya ada daya tarik sendiri Nicole dengan icy attitude like Jack Frost, rambut grey, dark lipstik, belum lagi jewelry yang melekat di telinganya. Anne Hathaway in Valentino, saya tidak menyangka Anne bisa tampil out dari penampilan-penampilan sebelumnya di red carpet. Blondy new style dengan pilihan sheer dress yang kali ini tidak terlalu mess persoalan nipple slip, tampak serasi dan tidak berlebihan. Good job!!

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Miley Cyrus in Marc Jacobs, setidaknya dia menunjukkan tanpa basa-basi ‘Chaos to Couture’; well, she’s young, rebel, just found new attitude to shown. Semenjak The Girl with the Dragon Tattoes saya rasa Rooney Mara (in Givenchy Couture) tampil lebih unique dengan tema goth, misterius…walaupun tidak terlihat terlalu punk, tapi Rooney hampir selalu sukses membuat saya jatuh cinta.

article-2320527-19A6E784000005DC-773_634x1003 "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Mama Madonna mungkin berusia 54 tahun. Tapi Madonna tidak pernah berhenti berusaha meneriakkan pada dunia bahwa ia masih tetap Diva yang tak pernah tua, bahkan secara terang-terangan mengejek Lady Gaga. Terlepas dari ulahnya yang euuhh banget dalam tiap konsernya, kali ini saya acung jempol sama mama Madonna. Tartan, studded, jewelry, fishnet, flirty pinky-magenta…Madonna serasa berbisik, saya telah melalui masa itu…

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala article-2320545-19A6EF69000005DC-993_634x1110

Sarah Jessica Parker in Giles Deacon ballgown, Louis Vuitton velvet-tartan boots, dan siapa lagi yang bisa membuat extra-ordinary headpiece kalau bukan Philip Treacy; SJP membawa punk ke-tingkat couture! Katy Perry merealisasikan panggung peragaan busana fall 2013 D&G, menambahkan dark make up dan rebel attitude. Saya hanya mengharapkan sepatu yang lebih menarik…

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Siapa lagi yang layak berada di atas red carpet kalau bukan Saint Laurent yang mengalami perombakan di tangan Hedi Slimane? Greta hanya perlu menambahkan tumpukan kalung serta make up dan big messy hair yang tepat untuk menjadi Punk Queen or…gothic queen or…vamp…ah, no!!! Jaime King tidak berusaha tampil megah namun Topshop tampak terlihat berkelas di atas red carpet besar dan tak jauh dari tema Met Gala.

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala Doutzen Kroes in Theyskens' Theory

Christina Riccie tahu betul ia membutuhkan nasihat dari nenek pembawa spirit punk untuk penampilannya dalam Met Gala, jadila Vivienne Westwood melengkapi penampilan stunningnya malam itu. Doutzen Kroes in Theyskens’ Theory not too punk tapi juga tidak terlalu jauh berkhayal, i just love the dress.

Cara Delevingne in Burberry "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Cara D adalah magnet sepanjang tahun ini! Ketidak-maluannya mengekspresikan diri membuat banyak orang menyukai personality-nya tanpa melupakan betapa berbakatnya ia menjadi seorang model. Burberry tak salah mempercayakan ellegant-punk-dress nya kepada Cara. Sementara ada sisipan s&m dalam messy-punk dress Wes Gordon yang dipercayakan pada Constance Jablonski, membayangkan dewi pembangkang dengan wajah innocence yang menjebak…

Para penampil selanjutnya adalah mereka yang seharusnya bisa tampil punk tapi malah berakhir…nothing.

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Jujur saya berharap banyak pada Kristen Stewart. Entah itu sebuah gaun dramatis yang dipakai bersama Docmart atau tartan beserta Converse yang tumpah ruah bersama tumpukan jewelry dan studded. Mungkin bagi K-stew it’s just another red carpet anyway… Sama halnya dengan kristen, Kate Beckinsale juga memerankan sosok vampire, hanya saja lebih dewasa, ganas, dan seksi. Tak disangka, penampilannya di Met Gala tahun ini malah sangat biasa dengan gaun origami tumpuk Alberta Feretti yang seharusnya bisa dikemas punk dengan tambahan jewelry, studd jacket, punk heels…

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Kerry Washington in Vera Wang memang terlihat stunning, but she turned to mother of vampire instead punk to couture. Sedangkan Cameron Diaz hanya perlu menambahkan makeup dan mungkin punk buckle di jari-jari kurusnya.

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala Emma Watson in Prabal Gurung "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Dakota Fanning in Rodarte, Emma Watson in Prabal Gurung dan Emma Roberts in DVF. Ketiganya adalah perwakilan new generation yang menjadi perbincangan lewat kemahirannya dalam berbusana. Sayangnya, Met Gala menjadikan langkah ketiganya ‘normally beauty’ tanpa memperhatikan tema. Minus detil…

Selanjutnya adalah para beauty queen yang tidak peduli dengan tema –”

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Rita Ora in Thakoon, Nora Zehetner n Heidi Klum in Marchesa.

"PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala "PUNK: Chaos To Couture" Costume Institute Gala

Gwen Stefani in Maison Martin Margiela, Hailee Stainfeld in Donna Karan, Elle fanning in Rodarte. Lagi-lagi tiga orang yang saya percaya tampil mengecewakan. Come on Gwen! You know what kind of punk you should wear! Hailee just to sweet, i’m hoping seeing her in flirt-youth-punk same as Elle. Tapi Elle lebih mengecewakan…penampilan Elle yang biasanya unik kali ini seperti messy blending antara futuristic dan hippies. Makeup matanya adalah yang terburuk.

Padahal tadi pagi saya terbangun karena hampir melupakan Met Gala…tapi ternyata red carpet tidak lebih menarik dari tahun kemarin yang dipenuhi oleh mereka yang tampil all out. Tahun ini Anna Wintour bahkan melupakan tema punk dan malah berpenampilan flowery old queen.

NAD

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s