Ruang Aksara

Perempuan, Rumah Untuk Berpulang

Bapak,
apapun itu akan ku lakoni, asalkan bukan dimadu dengan kekasihmu.
Bermainlah, tapi biarkan aku jadi satu-satunya rumah sejati tempatmu berpulang.

Bapak,
kamu adalah satu yang sejati,
begitu bisikan Ilahi kala pertama kali menemuimu dalam kerumunan ribuan pemuda.

Masih ingat pertama bertemu?
Bapak bilang aku satu-satunya perempuan di sana yang berseru ‘perang adalah pilihan’.
Bapak bilang aku lah perempuan satu-satunya yang mengangkat ujung tombak sembari membawa kodrat,
tidakkah itu cukup memuaskan?

Bapak,
berlarilah sejauh mungkin,
bermainlah sebanyak mungkin,
tapi padakulah Ilahi berjanji kamu akan berpulang dalam raga duniawi.
– Ode untuk perjuangan perempuan yang mendampingi pria mereka. Kita adalah rumah tempat mereka berpulang raganya. Sedang jiwanya, biar dibawa Ilahi Yang Maha Suci.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s