Racauan Nyai' / Ruang Aksara

Dari sebuah suara yang kamu tahu itu kamu

Sebuah suara yang datang tidak membangkitkan saya dari kantuk, tapi semakin melelapkan. Pada jembatan tua di masa awal kekuasaan mulai mematikan, berbisa di tangan manusia.

Ketika terbangun, aku tidak tersadar. Aku berdiri di dalam dunia tengah di mana suara erangan menghardik bulu roma. Bisikan-bisikan tak kasat mata mengumumkan sudah waktunya, “ayo bangun! Jangan tertidur saja! Jatuhkan setetes darah di atas tanah, waktunya jiwa bergentayangan bersenggama pada ruh tetumbuhan. Darah akan meminta jiwanya kembali pada raga, maka kamu bersiaplah.”

Kemudian keadaan menjadi apa yang saya sebut mengerikan. Pengabdian mereka pada jiwa saya, atau kekelaman dan keangkuhan hati saya yang menyayati berdarah-darah? Tidak tahu. Saya belum terbangun untuk menyadari bahwa dunia tengah mati, dan saya adalah jantung lemah yang menolak mati.

“Pergi! Bangkitkan 10 raga, bangkitkan darah yang kamu tidurkan pada persembahan cakra. Dalam dagingmu bersemayam setan yang tidak boleh dibangkitkan sebelum waktunya. Dalam darahmu adalah kuasa cerminan Maha Dewa yang berangkara murka. Pada matamu ada kasih yang tersiksa, dukamu yang menghasilkan air mata adalah bencana! Kamu dan ragamu, bangkitmu adalah pertanda perang akan datang. Kehidupan terakhir, ingatlah…kamu akan jatuh pada dia yang memiliki iba dan rasa. Maka acungkan panah pusaka, tibakan kala yang tidak memiliki jiwa!”

Kata mereka aku terbangun dengan teriakan penuh luka, aku berduka penuh air mata, maka mereka yang memiliki isi tahu bencana akan bersuara. Alam tengah berkobar menanti gilirannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s