Racauan Nyai'

Kemajuan Teknologi Bikin Manusia Tambah Goblok?

Pembahasan ini saya lakukan di beberapa website. Seperti pada kolom komentar yang terletak di bagian bawah artikel. Saya sering kali mengerutkan kepala yang berujung kepada kesal melihat isi komentar, nggak nyambung sama sekali, ngga penting dan memperlihatkan tingkat kecerdasan orang-orang itu:

“Aku mau komentar apa yaa…au ah, gelap.”

“Aku nggak ngerti tapi aku mau komentar”

Atau memberikan pertanyaan mengenai alamat ketika jelas-jelas terdapat alamat tertera dengan lengkap di dalam artikel. Atau bertanya artikel ini tentang apa padahal jelas-jelas melalui judul sudah diberitakan kalau ini mengenai buku tribute untuk band Mocca. Lebih bodoh lagi mengcopy-paste isi artikel, demi mendapatkan point agar mendapatkan hadiah dari web tersebut.

Atau pada Blackberry yang katanya smartphone dengan layanan Blackberry Messanger (BBM). Setiap kali BBM bunyi bukan berarti setiap kali ada kepentingan, cuma sekedar broadcast selamat pagi, selamat malam, selamat tidur. Yang paling menyedihkan adalah BM ‘berantai’ seperti jaman saya SMP-SMA yang mengatakan kalau tidak mengirimkan BM akan didatangi si hantu gaul yang mengancam lewat BBM dan kalau menyebarkan akan dapat iPod mereknya Apel…hellooo, pisang mungkin? Atau kalau tidak mengirimkan do’a ini bukan muslim yang baik dan akan dihukum di Neraka nantinya.

Lalu saya perhatikan bagaimana orang Amerika menggunakan Blackberry. Mereka lebih sering menggunakannya kalau memeriksa e-mail dan pekerjaan, bagaimana mereka sangat melindungi pin BBM mereka. Sedangkan yang dilakukan banyak orang yang saya kenal adalah membajak status BBM temannya, membajak isi BM dengan kata-kata kotor dan galau, mencatat isi kontak BBM teman dan mengajak berkenalan kontak2 tersebut: “halo, boleh kenalan?”. Atau parahnya cuma sekedar invite than do nothing dengan alasan buat menuhin kontak BBM. Lihat saja bagaimana pin BB keleleran di media jejaring sosial.

So, smartphone used by stupid people or smartphone made people stupid?

Atau lihat bagaimana kita menggunakan Twitter atau Facebook, lucu bagaimana melihat banyak orang berantem, pacaran, ribut sama temen, sindir-sindiran sama gebetan si mantan, kegalauan tiada tara, dan sebagainya. Bagaimana BBM, Facebook, Twitter dan media jejaring sosial lainnya dijadikan dunia nyata. Kalau dulu takaran kita untuk mengenal seseorang adalah dari penampilan, cara berbicara, gesture, tatapan mata, sekarang adalah seberapa famousnya orang tersebut di dunia maya.

Membuat saya berpikir kalau kemajuan teknologi tidak membuat kita semakin pandai, tapi teknologi benar-benar dimanfaatkan oleh kepentingan orang besar untuk membodohi publik dan publik dibuat percaya kalau mereka cerdas setelah dibodohi. Seperti kata-kata yang sering kita dengan di televisi: “Masyarakat sekarang sudah pintar, sudah cerdas bisa tahu mana yang salah dan benar.” Sayangnya statement tersebut belum terbukti.

Teknologi membuat manusia menjadi goblok, manusia yang tidak memahami esensi makhluk sosial, manusia yang berpikiran dangkal, pola pikir instan dan kotor. Sekian.

Salam kece,

NAD

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s