Ruang Aksara

Perempuan Dalam Potret Muram – Topeng Ilusi

Saya bilang perempuan dijajah kaum ibu yang kadaluarsa di usia 25, perawan tua. Untung saya tak lagi perawan, tak perlu memikirkan masa kadaluarsa, karna katanya sperma obat awet muda.

Aku dijajah ibu, katanya hidupku akan seperti Dewi-dewi kalau menikahi pria bermateri. Maka wajahku dihiasi topeng ilusi, palet skema dengan warna birahi. Lidahku ditetesi murka, pada liurnya mengalir racun, pada desahnya berhembus dusta, pada gincu setetes penidur, pada senyumku pria akan jatuh, entah mati, pingsan, atau sekarat.

Perempuan dalam potret muram, abdiku pada dusta.

Salam aksara perempuan,

NAD

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s